27.6.12

"This is Only Work, Don't Take Things Personally" Keep That in Your Mind

Sebal rasanya ketika tengah malam ditanya progress kerja yang bukan prioritas dan bukan mendesak. Buat saya itu mengganggu. Saya tidak suka, tapi harus baik saja menyikapinya. Saya tidak ingin meminta orang lain untuk memahami karakter kerja saya, saya yang selalu menyesuaikan. Bukan berarti saya tidak tegas dengan karakter saya, namun dalam pekerjaan, harmonisasi itu penting. Kalau bukan pihak lain yang mengalah, kitalah yang mengalah. Begitu saya bekerja. tapi bukan berarti saya tidak mengeluh. Kekesalan itu perlu saya ucapkan atau dengan kata lain saya keluhkan, pada orang yang saya percaya. Pada orang yang saya anggap tidak akan menghakimi saya dan memaklumi sisi 'manusiawi' saya.

Dan bicara soal kerja, akhirnya saya paham maksud ungkapan ' jangan campurkan urusan kerja dan pribadi' (waduh, telat amat ya hehe). Dalam bekerja kita pasti menemukan perbedaan pendapat bahkan mungkin akan berargumen hebat dengan rekan kerja. Itu hal yang wajar. Toh orang yang berdebat dengan kita belum tentu orang yang jahat kan? Ini hanya soal karakter kerja, let's not take thing personally!. Jangan sampai berargumen, berdebat atau ketidakcocokan kita terhadap rekan kerja kemudian mempengaruhi kehidupan sosial kita dengan dia. Hey, that's not proffesional. Jangan sampai gara - gara soal pekerjaan kita jadi tidak mau menyapa rekan kerja saat berpapasan atau tidak sengaja bertemu di tempat lain. Harusnya begitu. Sejauh ini saya sedang mencoba untuk membedakan keduanya, tidak ada masalah. Tapi, saya tidak tahu jika nanti kedepan bertemu dengan rekan kerja yang berbeda. I hope i still can manage myself.
You always take thing personally. This is only work. Please keep that in mind!
(Rachel's words to Bayek in "Ibuk" by Iwan Setyawan)
Baiklah, seperti biasa tulisan saya sering pabalatak alias ga nyambung satu paragraf dengan yang lainnya. Ini menggambarkan betapa pikiran saya ini seperti kutu loncat. hahaha...
Sata tutup tulisan ini dengan menyitir dari Bukunya Rene Suhardono " Your Journey To Be The Ultimate U" yang pada halaman 77 menyitir ungkapan seorang filsuf kontemporer Erich Fromm:
"Be who you are, DO what you love and HAVE what you need"

Salam hangat, Tiech

0 comments: