24.12.12

Akhirnya Liburan!

Libur telah tiba! Libur telah tiba! Hore.
Liburan kali ini, saya tidak mudik. Padahal, cukup lama, hampir 2 minggu.  Kenapa? Sepertinya masih banyak pekerjaan yang menunggu dan  Setelah mengalami bulan - bulan yang penuh kesibukan pekerjaan, saya merasa membutuhkan waktu untuk menikmati diri sendiri, waktu untuk meningkatkan kapasitas diri sendiri dan waktu untuk menata kembali berantakannya hidup saya.
"Jadi, apa rencanamu liburan kali ini Ti?, tanya seorang sahabat suatu kali. "Apa ya? Saya belum punya rencana apapun, mungkin akan saya pikirkan malam ini", jawab saya waktu itu. Malamnya, saya benar - benar memikirkan rencana satu minggu pertama liburan akhir tahun ini. Dan telah saya putuskan untuk menghabiskannya dengan blogging, baca buku, mengulang pelajaran bahasa Korea dan belajar dari materi MIT online course yang sudah saya download berbulan - bulan lalu.
Sebetulnya masih ada beberapa buku yang belum sempat saya baca sejak Agustus lalu, tapi saya merasa butuh membeli beberapa buku baru, terutama buku fiksi. Awalnya ingin membeli 10 buku, tapi akhirnya saya urungkan niat itu dan bertekad membeli 5 buku saja dengan prioritas pada buku - buku yang sudah masuk daftar tunggu baca di Goodreads. :)
Tapi, tekad itu sebatas angan saja. Tetap, sesampainya di toko buku saya menemukan banyak buku lain yang menarik. Jadi selain dari prioritas yang ingin dibeli, saya juga membeli buku lainnya dari berbagai jenis-fiksi, motivasi, tips, buku teks hingga buku religi. Sampai sejumlah 13 buku, 4 diantaranya memang untuk keponakan saya. Dan, itu berarti pengeluaran yang tidak terencana. Untungnya, untuk soal buku saya tidak pernah merasa rugi jika harus merogoh kocek dalam - dalam. Investasi, buat otak saya yang semakin hari semakin tidak berisi.
Buku yang akhirnya dibeli
 Jadi liburan kali ini akan lebih produktif dan menyenangkan, pikir saya. Tapi, tahukah Anda, berdiam sendiri di kamar kos menikmati tiap hari liburan di kamar sambil baca, nonton, menulis dan leyeh - leyeh adalah membosankan? Ingin ke luar, ke Coffee Shop misalnya, baca buku di pagi hari atau sore indah seperti ini sambil menikmati secangkir Cappucino panas, atau Espresso. Tapi oh nelangsanya bila harus sendiri. Pasti mas- mas yang punya Coffee Shop bertanya, "kok sendirian mba?" (ih, saya GR deh, padahal kan belum tentu juga, hehe). Eh, tapi coffee shop yang saya maksud yang didekat kosan, yang lumayan nyaman, tapi selalu sepi, yang menurut saya penjaga toko (atau yang punya toko ya?) sangat amat terlalu ramah. Jadilah saya di kamar lagi, sendiri. Dan, nengnongneng, hp saya berbunyi, ada pesan masuk: "Ti, ke kantor hari ini?". Dan, tiktaktuk, saya balas: "Engga, besok aja.". Dibalas lagi: "Oke, ga apa - apa, kita kebut besok aja". Oh.

Buku Bacaan Edisi Liburan Minggu Pertama
salam hangat, Tiech. 

0 comments: