Terpesona Rasulullah SAW - Cerita tentang Novel Biografi Nabi Muhammad

Jika kisahmu diulang seribu tahun setelah kepergianmu, maka mereka yang mencintaimu akan merasakan kehilangan yang sama dengan para sahabat yang menyaksikan hari terakhirmu, wahai, Lelaki yang Cintanya Tak Pernah Berakhir. Mereka membaca kisahmu, ikut tersenyum bersamamu, bersedih karena penderitaanmu, membuncah bangga oleh keberhasilanmu, dan berair mata ketika mendengar berita kepergianmu. Seolah engkau kemarin ada di sisi, dan esok tiada lagi.

Begitu kalimat pada pembuka novel ini, novel biografi Nabi Muhammad Shallalahu 'Alaihi wa Salam. Nyatanya, itulah yang terjadi pada saya ketika membaca kisah Nabi melalui novel ini. Kisah Nabi memang tiada bosannya untuk dibaca, dari sisi manapun dengan penuturan seperti apa pun juga. 
Pilihan kata dan kalimat yang diramu oleh Tasaro GK ini sungguh indah. Penuturan ceritanya juga sangat detail, bahkan mengupas kisah - kisah sebelum Rasulullah lahir, kisah masa kecilnya, dan beberapa cerita yang jarang sekali ada di buku Sirah Nabi. Dan, satu hal lagi, cara penulis menggambarkan peperangan (sebelum, saat bahkan sesudah perang) sungguh membuat saya seakan - akan sedang menonton sebuah kisah dalam layar besar dengan efek 3D. Bahkan pada beberapa fragmen, saya seakan - akan saya berada diantara tokoh cerita. Pertama kalinya saya membayangkan, betapa beratnya perjuangan menegakkan agama Allah di muka bumi ini. Betapa saya akhirnya memahami ayat dari surah Al Baqarah yang juga menjadi do'a selepas sholat: 

Rabbana wa laa tahmil alaina ishran kama hamaltahu ‘alalladziina min qablina - Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami

Karena saya mempertanyakan, mampukah saya dengan segala keterbatasan informasi di masa itu, meyakini, memahami, dan mengimani apa yang dibawa Rasulullah dan kemudian memperjuangkan iman saya? Pada saat membaca buku ini, sungguh cinta, rindu, kagum dan syukur kepada Allah dan Rasul-Nya semakin membuncah. Dipadu dengan fiksi yang mempunyai koneksi akan tanda - tanda keberadaan Rasulullah, novel ini menyuguhkan sesuatu yang berbeda dari berbagai kisah tentang Rasulullah yang pernah ada. 

Hanya saja, ada satu kisah yang cukup mengganjal hati saya yakni tentang keberatan Fathimah akan kekhalifahan Abu Bakar. Yang membuat saya bertanya: "dengan keutamaan beberapa sahabat Rasulullah, rasanya ganjil jika Fathimah 'memusuhi' salah satu khalifah hanya karena persoalan dunia". Sampai saat ini saya masih mencari cerita yang 'pas' buat hati saya. Karena apa yang digambarkan di novel ini sungguh ganjil. 

Selebihnya, novel ini luar biasa, dan saya rekomendasikan buat siapapun yang ingin mengenal Nabi Muhammad  Shallalahu 'Alaihi wa Salam lebih dekat dan ingin lebih merasakan kehadiran dan cintaNya. 

- Tiech -

JUDUL BUKU             :  Muhammad 2: Para Pengeja Hujan
JUMLAH HALAMAN : 687 halaman
TAHUN TERBIT          :   2011
PENERBIT                   : Bentang Pustaka   
HARGA (RESMI)        : Rp. 99.000,-


Share:

No comments: