8.5.17

Pernah memikirkan mengapa Tuhan menciptakan manusia dengan dua telinga, dua mata, dan satu mulut?

Seringkali dalam hidup saya menemukan banyak orang yang ingin berbagi tentang diri dan hidupnya. Tapi seringkali pula, saya merasa lelah untuk sekedar mendengarkan. Karena ceritanya pun hanya itu - itu saja. Saya menutup diri, membatasi hidup sendiri dan akhirnya pun malas berbagi cerita dengan orang lain. Ujung-ujungnya malah menyimpan sampah emosi dalam diri.
Suatu kali ketika saya sadar, bahwa cara seperti itu sungguh tidak efektif untuk mencapai tujuan hidup saya. Karena sebenarnya, tidak semua hal bisa saya atasi sendiri. Saya butuh bantuan orang lain.

Dan saya mulai menyadari, bahwa ada banyak orang yang mau mendukung saya. Asal saya bicara, berkomunikasi dengan terbuka pada mereka. Tentang yang saya rasakan, tentang kesulitan yang sedang saya hadapi.

Dan ternyata, kesadaran ini membutuhkan saya yang terhubung dengam orang lain. Bukan sekedar kenal lama atau tahu saja dengan orang itu. Bagaimana mungkin terhubung secara emosi, bila saya tidak sepenuh hati, merasakan apa yang orang lain rasakan tentang hal buruk itu?

Bagaimana memasuki hati mereka bila saya tidak pernah sepenuh hati menatap matanya? Menunjukkan bahwa saya siap mendengarkan apapun yang ingin ia bagi atau kisahkan. Menunjukkan bahwa saya siap mendukung apapun yang ia pilih untuk kemajuan hidupnya.

Karena hati sudah terkondisi, maka akan sangat mudah menjadi pendengar yang peka. Peka pada kondisi hati orang lain. Peka dengan apa yang mereka rasakan. Dan akhirnya, tidak ada sama sekali lelah yang dirasakan. Karena semua hadir dari hati. Disitulah awal lahirnya empati.

Jika kita mau melihat lebih jauh, ada hikmah tersembunyi dalam setiap penciptaan Tuhan. Kita diberikan dua mata, untuk melihat sebanyak-banyaknya nikmat yang Allah berikan. Menggunakannya untuk belajar dan memahami orang lain. Tuhan memberikan dua  telinga, mungkin agar lebih banyak mendengar, bukan sekedar ingin bicara atau didengar.

#30dwcjilid5
#Day24

miscellaneous . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates