22.7.17

Pernah menonton film animasi "Trolls" berkisah tentang kaum Trolls yang diburu para Bergan? Trolls diburu karena Bergan meyakini bahwa hanya dengan memakan Trolls mereka akan bahagia. Saya ga akan cerita kelanjutannya ya. Nanti malah menjadi spoiler, hehe. Film itu membawa pesan tentang kebahagiaan. Bahwa sesungguhnya setiap dari kita pun menginginkan kebahagiaan. 

Pernah ada suatu masa, saya meyakini bahwa bahagia adalah ketika saya tahu tujuan hidup saya. Dan selama saya tidak menemukannya, ada sesuatu yang salah. Saya tidak bahagia. Bahkan sempat merasakan emotionless. Sempat pula menanyakan, apa sebenarnya bahagia? Saya merasakan bahwa tujuan hidup manusia sudah disebutkan dalam Al Qur'an. Mengapa pula saya masih merasa tidak bahagia?

Dari sebuah training dan sebuah terapi, saya menyadari bahwa bahagia adalah pilihan. Loh kok gitu? Perasaan kan tidak selalu bisa kita kendalikan? Bagaimana mungkin memilih perasaan bahagia? Perasaan memang tidak selalu bisa dikendalikan. Namun kita bisa memilih cara pandang, sikap dan tindakan kita pada sesuatu hal. Yang mana itu semua akan mempengaruhi perasaan kita. Coba lihat gambar di bawah ini.

Sumber Gambar: Pinterest

Saat saya merasa bahwa saya harusnya punya tujuan dalam hidup, saya pun tidak 100% bertindak menemukan tujuan itu. Malah menghakimi dan membenci diri sendiri. Padahal, saya punya pilihan. Menghargai hal-hal yang saya miliki, mau mensyukuri apapun yang sudah Allah berikan. Seperti gambar di atas. Atas terjadinya sesuatu atau kondisi yang tak menyenangkan yang saya alami saya bisa memilih sikap. Untuk menyesal, terus menangisinya, lalu semakin lama membenci diri. Atau justru melihatnya dari sisi lain. Bahwa hal tak menyenangkan terjadi sebagai pembelajaran. Bisa jadi ada berkah tersembunyi di baliknya. 
Ah, saya jadi teringat sebuah hadist:
Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya (HR Muslim)"
Jadi, apa rahasia bahagia? Rahasianya ada dalam diri masing-masing. Karena rasa bahagia adalah pilihan.

#myFabulous30
#30DWCJilid7
#Day17
#Squad8

miscellaneous . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates